Connect with us

Anambas

KM Bukit Raya Kandas, Ini Penjelasan Resmi Humas PT Pelni

Diterbitkan

Pada

Kondisi KM Bukit Raya yang kandas di karang Nenek Sedanau

GDN Online, Natuna- Terkait Insiden kandasnya KM Bukit Raya, dalam rute layar Tanjung Priok-Blinyu-Tanjung Pinang-Letung-Tarempa-Natuna-Midai-Serasan-Pontianak-Tanjung Priok Jakarta PP yang sedang berlayar dari Tarempa ke Natuna, Jumat (18/5) sekitar pukul 11.55 WIB mengalami kandas di perairan Natuna Kepulauan Riau.

“PT. Pelni (Persero) memohon maaf atas ketidaknyamanan tersebut. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Pelni segera melakukan evakuasi penumpang dengan kapal-kapal terdekat dari Kepulauan Natuna.” jelas Sujadi pejabat Humas PT PELNI mejawab konfirmasi Gardanusantara online.

Evakuasi penumpang dilakukan menggunakan kapal bantuan dari TNI AL dan Airud serta kapal warga Pulau Sedanau yang terdekat dengan posisi kapal. Selanjutnya penumpang akan diantar ke tujuan ke Natuna ke Pelabuhan Selat Lampa kurang 12 mile dari posisi kapal.

“Penumpang KM. Bukit Raya di atas kapal sebanyak 208 orang dalam keadaan selamat dengan 133 orang akan turun di Natuna 14 orang ke Midai dan Serasan 16 orang dan Pontianak 8 orang rencananya diberangkatkan dengan Kapal Kalimas 16.” tambah  Sujadi

Pejabat Humas PT Pelni Sujadi

Pukul 23.00 penumpang lanjutan KM. Bukit Raya tadi malam diinapkan di salahsatu hotel di Natuna dan sebagian di tempatkan di rumah penduduk di dekat pelanuhan Selat Lampa. Rencananya hari ini menurut Sujadi, penumpang lanjutan akan diberangkatkan dengan speat boat milik Kecamatan ke Midai dan yang ke Serasan serta Pontianak dengan Kapal Jetfoil Osian.

“PT. Pelni (Persero) menyiapkan makan buka puasa. Keterbatasan Personil Pelni di Natuna tidak menjadi kendala berkat hubungan baik dengan Pemda, KSOP dan seluruh stakeholder di Natuna. Pelni mengucapkan terima kasih atas kerjasama seluruh warga dan instansi. Kekurangan dalam pelayanan pasti ada, kami mohon maaf bila ada kekurangan dalam pelayanan,” jelas Sujadi.

Menanggapi keluhan penumpang yang tiketnya diambil, menurut Sujadi Tiket diminta karena diperlukan untuk mengurus administrasi untuk diverifikasi saat audit. Kalau hari2 normal tiket tidak diminta.

“Tidak ada niat meminta tiket untuk menghilangkan hak penumpang nuntut, Kami sepenuh hati melayani penumpang” Jelas Sujadi.

Terkait Insiden ini Pihak Pelni hari ini menurunkan tim dari Jakarta untuk menentukan tindakan lanjut terhadap KM Bukit raya.

“Yang turun hari ini Tim dari Jakarta , tim ini akan ke Kapal terdiri Tim Teknik, Nautik dan Managemen Respon Tim (MRT) dari Kantor pusat PELNI, untuk memastikan kapal bisa dioperaaikan menuju tempat perbaikan, atau perlu penanngan lebih lanjut,” Tambah Sujadi. (red)

Continue Reading
Advertisement
Klik Untuk Komentar

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top News


Penerbit dan Pengelola : PT Garda Nusantara Intermedia | Akta No. 09 tanggal 21 Desember 2017 Notaris: Raden Dian Nugroho Kusuma, SH, M.Kn
Pengesahan Kemenkum HAM :No AHU 0058430. AH. 01.01 Tahun 2017
Alamat Redaksi/Usaha: Komplek Citra Batam Blok C. No.18 Kel Teluk Tering – Batam Kota, Kepulauan Riau
Perwakilan Natuna – Jl. Datok Kayo Wan Mohamad Rasyid No 2 Ranai, Kabupaten Natuna Propinsi Kepri Telpon 0773-31630 Kodepos 29711
copyright © 2006 - 2017 . Keseluruhan Hak Cipta dilindungi Undang-undang | http://gardanunsantaraonline.com

Lewat ke baris perkakas