Connect with us

Advertorial

Festival Pulau Senua 2018 Sukses, Ini yang perlu diperbaiki

Diterbitkan

Pada

GDN Online Natuna – Penyelengaraan festival Pulau Senua 2018 sukses, Ribuan warga Natuna menyemut memenuhi Pulau Senua yang merupakan salah satu pulau terdepan NKRI di Natuna, Suksenya penyelengaraan ini juga perlu memerhatikan sejumlah saran untuk perbaikan yang dilontarkan masyarakat Natuna yang menyambut positif kegiatan ini.

” Festival Pulau Senua 2018 sukses, Ribuan masyarakat Natuna tumpah ruah memenuhi Pulau Senua, tetapi sempat ada insiden pompong yang mengangkut warga kandas, untung posisi kandasnya dekat dengan pelabuhan sehingga tidak berakibat fatal, Petugas dan Polairud sigap dan segera menolong mengevakuasi penumpang mengunakan speed patroli Polaird Polres Natuna, kedepan perlu di beri rambu laut agar kapal bisa mudah berlabuh dan tidak membahayakan ” jelas Ijal warga Ranai.

Beberapa warga menduga penyebab kandasnya kapal pompong yang mengangkut masyarakat Natuna ini diduga akibat minimnnya rambu penanda laut disekitar Pulau Senua  dan akibat bekas tianag pancang jembatan di sekitar lokasi sebelum kapal berlabuh di dermaga apung yang membahayakan.

Junaidi Kades Sepempang yang membawahi wilayah Pulau Senua menyambut baik informasi warga ini dan berjanji sesegera mungkin kelokasi untuk survei dan mencari solusinya.

” Insya Allah nanti saye usulkan ke desa untuk menyurati dinas terkait aset pelabuhan lama tersebut pak. Mudah2an bisa segera ditindak lanjuti. Semua musibah pasti ade penyebab pak, bukan mencari penyebab. Mudah2an ini pelajaran buat kami dan pemerintah tentunya Solusinya saya rase harus ada kerjasama antara dinas terkait pemilik aset pelabuhan tersebut dan desa untuk membersihkan sisa-sisa tiang beton yang roboh secara swadaya, dan mungkin bisa jadi dari dinas terkait membuat kegiatan sejenis revitalisasi atau mungkin pemusnahan (penghapusan) aset pelabuhan tersebut pak.” Jelas Junaidi melalui pesan whattsap.

Pengamat keselamatan tranportasi Laut di kabupaten Natuna A. Lubis, juga menyoroti masih minimnya kesadaran  masyarakat Natuna terhadap keselamatan transportasi laut, hal ini kedepan juga perlu di sosialisasikan dan dipertegas oleh Panitia dan dinas terkait khsususnya dinas perhubungan Natuna.

” Saya mengamati meskipun panitia pelaksana sudah menyediakan pelampung disetiap kapal yang digunakan untuk mengangkut warga Natuna dari pelabuhan Sepempang ke Pulau Senua, tetapi petugas dan panitia kewalahan menghimbau penumpang untuk menggunakan life jaket (pelampung- red) yang sudah disediakan di  kapal pompong, membludaknya pengunjung Festival Pulau Senua 2018 juga membuat panitia makin kewalahan, kedepan ini harus diperhatikan karena menyangkut keselamatan warga, panitia harus tegas, karena itu akan mendidik warga untuk sadar akan keselamatan dirinya, kita kan tak mau ada insiden dan menimbulka korban, ” Terang A Lubis menjawab Gardanusantara online.com.

“Alhamdililah acara Festival Puluau Senua (FPS) 2018 telah berjalan dengan lancar dan sukses sesuai degan rencana yang kita harapkan bersama, oleh karena itu izin kanlah kami selaku panitia penyelenggara mengucapkan rasa hormat dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak / Ibu / Saudara / Saudariri yang telah membantu secara maksimal untuk menyukseskan FPS ini, semoga sinergitas ini dapat terus kita tingkatkan dan kita pertahankan dalam menyukseskan event-event Pariwisata Natuna  berikutnya, dan atas segalaq kekurangan pelayanan kami yang mungkin belum maksimal selama acara berlangsung kami mohon dimaafkan yang sebsar-besarnya, semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan bantuan yang telah Bapak/Ibu/saudara-saudarai berikan, demikian trimkasih Wassalam Wr.Wb, Wonderful Natuna, ” Jawab Erson Gempa.

Pada acara Festival Pulau Senua 2018  Kapolsek Bunguran Timur Kompol  Sibarani sebelumnya menjelaskan kepada Gardanusantara terkait pengamana festival PuylauSenua 2018.

“Tetang keselamatan penumpang dari pelabuhan Sepempang ke Pulau Senua sudah disepakati degan pihak pompong adalah jumlah penumpang tiap pompong 20 orang sekali jalan, panitia menyiapkan jumlah pompong yang diarahkan 20 kapal, di tiap-tiap kapal disiapkan pelampung 20 buah. Setiap penumpang harus pakai dulu pelampung baru kapal dijinkan bisa jalan. ke 20 pompong semuanya sudah di cek dalam kondisi siap dan bagus berdasarkan keterangan pemilik pompong. Dan kapal pengaman ada dari Polri 2 unit. dari AL  3 Unit dari Basarnas  2 unit Dari Dishub 1 unit. serta searader TNI AD 2 unit.” Jelas Kompol Sibarani. (red)

 

Top News


Penerbit dan Pengelola : PT Garda Nusantara Intermedia | Akta No. 09 tanggal 21 Desember 2017 Notaris: Raden Dian Nugroho Kusuma, SH, M.Kn
Pengesahan Kemenkum HAM :No AHU 0058430. AH. 01.01 Tahun 2017
Alamat Redaksi/Usaha: Komplek Citra Batam Blok C. No.18 Kel Teluk Tering – Batam Kota, Kepulauan Riau
Perwakilan Natuna – Jl. Datok Kayo Wan Mohamad Rasyid No 2 Ranai, Kabupaten Natuna Propinsi Kepri Telpon 0773-31630 Kodepos 29711
copyright © 2006 - 2017 . Keseluruhan Hak Cipta dilindungi Undang-undang | http://gardanunsantaraonline.com

Lewat ke baris perkakas