Connect with us

Batam

Siap Jumat Putra Reza Korban Kekerasan Oknum Polisi Di Makamkan

Diterbitkan

Pada

Suasana rumah duka Putra Reza

GDN Online, Batam- Tangis Ratna (49) pecah sesaat sebelum jenazah anaknya, Putra Reza (15) akan diantar ke peristirahatan terakhirnya. Lepas sembayang Jumat (04/01/2019). Suasana haru ini mengiringi hingga jenazah Putra dimakamkan di tempat Pemakaman Kampung Sei Buluh, Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Batam.

Tangis Ratna sesekali reda, lalu air matanya kembali mengalir deras. Dia berulang kali tersandar di pagar masjid ketika melihat putranya sudah tidak bisa lagi beraktivitas bersama dirinya selamanya.

Tidak sedikit pula kerabat Ratna yang mencoba untuk menabahkannya. Suasana sedih dan tangisan para kerabat serta warga lainnya yang datang pun kian tak terbendung.

“Putra, ibu maunya pulang ke kandang dengan Putra,” ujar Ratna terbata-bata di depan masjid tempat jenazah Putra Reza disalatkan.

Usai disalatkan, jenazah Putra Reza dimasukan ke dalam mobil ambulan RS Bhayangkara Polda Kepri. Terlihat juga Sutrisno, abang kandung korban membopong keranda adik kandungnya

Melewati jalan rusak menuju tempat pemakaman, keluarga dan kerabat korban beramai-ramai mengantarkan Putra ke peristirahatan terakhirnya. Terlihat juga puluhan anggota Shabara Polda Kepri, Dokkes Polda Kepri serta Kapolsek Galang pun turut mengantarkan korban.

Salah seorang perempuan yang merupakan teman dekat Putra di SMAN 10 Batam pun tidak dapat menahan kesedihannya saat prsesi pemakaman, gadis ini pingsan ketika jenazah Putra sudah dimakamkan.

“Kami sudah ikhlas melepasnya, semoga almarhum tenang di alam sana,” kata ayah angkat korban, Burhanudin (56), saat ditemui di rumah duka.

Putra adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Ibu kandungnya telah meninggal sejak Putra masih berumur 2 tahun. Ayah Putra pun menyusul ibunya saat Putra berumur 5 tahun.

Sejak saat itu, Putra dan dua saudaranya diasuh oleh dua keluarga berbeda, yakni Burhanudin dan Ilyas. Mulai saat itu, biaya kehidupan sehari-hari dan biaya sekolah ditanggung oleh kedua keluarga ini.

Pihak keluarga dengan dibantu oleh KPPAD Kepri akan memasukan laporan atas insiden yang menimpa Putra setelah proses pemakaman berlangsung.

Untuk diketahui, dua anggota Sabhara Polda Kepri yang melakukan pemukulan terhadap Putra Reza, yakni MW dan RM, sudah menjalani proses hukum di Polda Kepri. Bahkan informasi yang diperoleh, kesuanya sudah ditetapkan tersangka.

“Kita berharap bahwa penegakan pidana hukumnya tetap dijalankan,” ujarnya.

Selain itu, Ketua KPPAD Provinsi Kepri, Ery Syahrial mengatakan, pihaknya akan semaksimal mungkin untuk mencari keadilan dengan diberlakukannya penegakan hukum kepada kedua tersangka oknum Shabara Polda Kepri.

“Kami sudah sounding ke KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) dan dari KPAI mengatakan agar kami untuk terus mengawal kasus ini hingga selesai,” tutupnya. (red)

Top News


Penerbit dan Pengelola : PT Garda Nusantara Intermedia | Akta No. 09 tanggal 21 Desember 2017 Notaris: Raden Dian Nugroho Kusuma, SH, M.Kn
Pengesahan Kemenkum HAM :No AHU 0058430. AH. 01.01 Tahun 2017
Alamat Redaksi/Usaha: Komplek Citra Batam Blok C. No.18 Kel Teluk Tering – Batam Kota, Kepulauan Riau
Perwakilan Natuna – Jl. Datok Kayo Wan Mohamad Rasyid No 2 Ranai, Kabupaten Natuna Propinsi Kepri Telpon 0773-31630 Kodepos 29711
copyright © 2006 - 2017 . Keseluruhan Hak Cipta dilindungi Undang-undang | http://gardanunsantaraonline.com

Lewat ke baris perkakas