Connect with us

Advertorial

Bupati Natuna Perjuangkan Realisasi Pelabuhan Samudera

Diterbitkan

Pada

GDN Online, Natuna- Letak Natuna yang strategis di jalur pelayaran Internasional, sekaligus mengantisipasi beroperasinya Terusan Kra di Semenanjung Malaya maka rencana pembangunan Pelabuhan Samudra di Teluk Buton Kabupaten Natuna sejak tahun 2014 lalu harus segera direalisasikan.

Permintaan Bupati Natuna Drs H.A Hamid Rizal ini disampaikan pada Rapat Evaluasi dari Optimalisasi Program Tol Laut dan Jembatan Udara yang digelar oleh Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman RI di Makasar.

Rapat yang dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Maritim, Ridwan Jamaluddin di laksanakan di Ruang Rapat Pelindo IV Lantai 7 Jalan Soekarno Makasar, Sulawesi Selatan, dihadiri oleh 16 Kabupaten/kota perbatasan se Indonesia bersama 13 BUMN.

” Rapat yang  ini membahas upaya bersama dalam rangka optimalisasi potensi maritim diwilayah perbatasan untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), terutama terkait program Tol Laut sebagai salah satu urat nadi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional.” Jelas Bupati Natuna memlaui pesan Whattsap.

Bupati Natuna bersyukur  atas dukungan program tol laut dan udara yang berperan sangat penting memobilisasi barang kebutuhan masyarakat, sektor pedagangan dan perekonomian serta konektivitas informasi wilayah perbatasan, terlebih lagi bagi Natuna.

“Pada kesempatan ini saya menjelaskan bahwa Natuna miliki potensi sektor maritim yang sangat strategis, namun belum dapat dikelola secara optimal mengingat keterbatasan fasilitas, lembaga pelayanan pendukung serta SDM. Oleh karenanya, dirinya merasa bersyukur dan akan terus mendukung terhadap realisasi sesuai rancangan program pemerintah pusat melalui RPJMN.”Tambah Hamid Rizal.

Untuk itu  Bupati Natuna Hamid Rizal  juga meminta pemerintah pusat menyegerakan pembangunan Pelabuhan Samudra di Telok Buton yang telah direncenaan sejak 2014 lalu, Pemkab Natuna telah membebaskan lahan guna pembangunan pelabuhan samudera Teluk Buton,  Lokasi yang dipilih merupakan selat Teluk Buton dan Pulau Panjang  dan sudah dikaji memiliki alur laut yang cukup dalam, Pemerintah Pusat juga sudah membangun akses jalan yang bagus .

Selain pengusulan pelabuhan Samudera untuk mendukung konektifitas tidak jauh dari lokasi Pelabuhan Samudera, Bupati Natuna Hamid Rizal juga mengusulkan pembangunan bandara internasional untuk dibangun di lokasi baru dengan pertimbangan efektifitas dan efisiensi, mengingat bandara yang yang melayani penerbangan sipil saat ini tidak memungkinkan untuk dikembangkan menjadi bandara internasional karena berada di dalam kawasan/ komplek pangkalan militer.

Usai mengikuti Rapat Evaluasi tersebut, Bupati Natuna yang didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna, Iskandar,S.Sos ketika itu juga melanjutkan agenda kegiatan Rapat dengan Dirjen Perhubungan Laut untuk membahas rencana Pembangunan Lintas Batas Negara di Kecamatan Serasan. (red)

Top News


Penerbit dan Pengelola : PT Garda Nusantara Intermedia | Akta No. 09 tanggal 21 Desember 2017 Notaris: Raden Dian Nugroho Kusuma, SH, M.Kn
Pengesahan Kemenkum HAM :No AHU 0058430. AH. 01.01 Tahun 2017
Alamat Redaksi/Usaha: Komplek Citra Batam Blok C. No.18 Kel Teluk Tering – Batam Kota, Kepulauan Riau
Perwakilan Natuna – Jl. Datok Kayo Wan Mohamad Rasyid No 2 Ranai, Kabupaten Natuna Propinsi Kepri Telpon 0773-31630 Kodepos 29711
copyright © 2006 - 2017 . Keseluruhan Hak Cipta dilindungi Undang-undang | http://gardanunsantaraonline.com

Lewat ke baris perkakas