Connect with us

Advertorial

Wabup Ngesti YS Diundang Pertamina Lihat Pertanian Terintegrasi

Diterbitkan

Pada

GDN Online, Natuna-  Wilayah Kabupaten Natuna punya potensi pengembangan pertanian terintegrasi seperti yang dikembangkan kabupaten Siak, Kabupaten ini berhasil mengintegrasikan petani, pekebun dan peternak sehingga mampu mendongkrak populasi sapi dan memenuhi kebutuhan pasar nasional.

“Kondisi geografis antara daerah daratan kabupaten Siak dan kepulauan Natuna tidak ada perbedaan yang begitu kontras, sejak dulu Natuna berpotensi terhadap pengembangan ternak sapi, hanya saja masih dikelola secara tradisional dan sifatnya perorangan, belum ada yang dikelola secara profesional terpadu seperti di Siak  yang sudah punya target produksi untuk kebutuhan pasar secara meluas. ” jelas Ngesti YS.

Ngesti berharap beberapa strategi yang dilakukan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Siak, nantinya akan menjadi edukasi berharga bagi pemerintah untuk diimplementasikan kepada masyarakat peternak sapi di Natuna.

Sesuai data Distanak Natuna hingga 2019 di Natuna ada 9.948 ekor sapi dan 1.461 ekor kambing tersebar di seluruh wilayah kabupaten Natuna dengan jumlah peternak perorangan sebanyak kurang lebih 2.400 orang.

Lebih lanjut Ngesti mengakui kemajuan perekonomian masyarakat peternak sapi terintegritas di Kabupaten Siak begitu pesat.  Jumlah sapi di Natuna ditahun 2019 hampir sama dengan jumlah sapi di Siak tahun 2013, sama-sama 9.000-an ekor.

Sesuai data BPS di kabupaten Siak diawal tahun 2017 ada 20. 305 ekor sapi,  sementara menurut keterangan  Kepala Bidang Pengembangan Produksi Peternakan Dinas Perternakan dan Perikanan Siak, populasi ternak sapi meningkat sebanyak 2.195 ekor pada 2016 menjadi 22.500 ekor dari 20.305 ekor sebelumnya padahal jumlah ternak sapi di Siak pada tahun 2013 hanya berjumlah 9.000 ekor.

Keberhasilan pengembangan sapi di kabupaten Siak ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk dikembangkan di Kabupaten Natuna agar meningkatkan ekonomi kerakyatan disektor peternakan.

Wakil Bupati Natuna, Dra Hj Ngesti Yuni Suprapti, MA didampingi Asisten II Setda Kab. Natuna, Tasrif Amran, Kabag Migas Setda Kab. Natuna, Faisal Firman dan UPT Dinas Pertanian dari Kecamatan Batubi Kab. Natuna melakukan Studi Banding ke Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Kamis (5/09) atas undangan PT Pertamina dalam rangka melihat secara langsung proses dan metode budi daya sapi secara terintegrasi.

Kedatangan rombongan wakil bupati disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Siak. Ngesti dan rombongan juga mendapat penjelasan bahwa kemajuan pesat pengembangan populasi sapi didaerah Siak tidak terjadi begitu saja, melainkan adanya campur tangan pemerintah pusat yang memberikan bantuan pengadaan bibit sapi jenis Bali dan Brahma Cross Australia kepada masyarakat kelompok ternak.

Program tersebut juga terjadi berkat Kerjasama dengan lembaga kompeten dibidang peternakan serta pihak PT.Pertamina.Tbk dari segi bantuan pinjaman modal.

Data yang diperoleh Gardanusantara juga menjelaskan bahwa angka kelahiran ternak sapi di Kabupeten Siak pada tahun 2016, saja ada sebanyak 2.300 ekor baik secara alami maupun dengan program gertak birahi dan inseminasi buatan (GB-IB).

Kabupaten Siak hingga awal tahun 2017  sudah memiliki 311 kelompok ternak, yang terdiri dari 2.661 rumah tangga, dan tersebar di 14 kecamatan Kabupaten Siak.

Sedangkan khusus untuk kelompok pembibitan sapi Bali hingga awal 2017 telah terbentuk 35 kelompok yang tersebar di empat kecamatan, Kabupaten Siak yaitu Kecamatan Kerinci Kanan, Lubuk Dalam, Dayun dan Koto Gasib.

Biaya pengembangan Sapi di Kabupeten Siak berasal dari berbagai sumber dana seperti APBN, APBD Provinsi Riau, APBD Kabupaten Siak, Corporate Social Responsibility (CSR), Badan Amil Zakat Kabupaten Siak, Perbankan Melalui Kredit Ketahanan Pangan Dan Energi (KKPE), dan Pendampingan Dari Perguruan Tinggi.

Awalnya pada tahun 2013 Kabupaten Siak dapat bantuan bibit sapi dari APBN sebanyak 1.200 ekor. Bantuan dari APBN tahun 2014 sebanyak 90 ekor dan APBD Siak sebesar 280 ekor. Sementara pada tahun 2015, akumulasi bantuan sapi dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Siak sebanyak 610 ekor. (red)

 

Top News


Penerbit dan Pengelola : PT Garda Nusantara Intermedia | Akta No. 09 tanggal 21 Desember 2017 Notaris: Raden Dian Nugroho Kusuma, SH, M.Kn
Pengesahan Kemenkum HAM :No AHU 0058430. AH. 01.01 Tahun 2017
Alamat Redaksi/Usaha: Komplek Citra Batam Blok C. No.18 Kel Teluk Tering – Batam Kota, Kepulauan Riau
Perwakilan Natuna – Jl. Datok Kayo Wan Mohamad Rasyid No 2 Ranai, Kabupaten Natuna Propinsi Kepri Telpon 0773-31630 Kodepos 29711
copyright © 2006 - 2017 . Keseluruhan Hak Cipta dilindungi Undang-undang | http://gardanunsantaraonline.com

Lewat ke baris perkakas