Connect with us

Advertorial

Hiperbarik Chamber RSUD Natuna Harusnya Mendukung Pengembangan Wisata Maritim Natuna

Diterbitkan

Pada

GDN Online Natuna- Pasca penetapan Natuna sebagai Geopark Nasional dan rencana diusulkan menjadi Geoprak Dunia harusnya didukung dengan fasilitas Kesehatan yang memadai.

Kondisi ini diungkapkan Bupati Natuna dalam sam,butannya yang dibacakan Asisten Ekbang Setda Kabupaten Natuna, Tasrif saat memimpin rapat dukungan dibidang kesehatan terhadap program Geopark Nasional Kabupaten Natuna, di Ruang Rapat kantor Bupati Natuna, Senin (03/12).

“Sebagai kawasan Geoprak Nasional yang mengandalkan wisata berbasis maritim tentu perlu didukung alat Hiberbaric Camber, alat inilah yang menjadi focus diskusi pemaparan hasil penelitian Visitasi Pelayanan Hiperbarik Chamber RSUD Natuna oleh tim peneliti dari Rumah Sakit Angkatan Laut Surabaya.”Jelas tasrif.

Penelitian ini menurut Tasrif bertujuan untuk memeriksa Hiperbarik Chamber yang ada di RSUD Natuna apakah kondisinya masih layak digunakan. sesuai ketentuan persyaratan pelayanan kesehatan.

Hyperbaric chamber sendiri merupakan fasilitas terapi oksigen, yang biasa digunakan untuk memulihkan penyakit dekompresi akibat menyelam. RSUD Natuna memiliki alat ini sejak 2008 tetapi hingga 2019 belum pernah digunakan.

“Tidak hanya menyembuhkan penyakit dekompresi akibat menyelam, fasilitas ini juga dapat menyegarkan kondisi tubuh dengan melancarkan peredaran darah dan meregenerasi sel-sel di dalam tubuh.” tambah Tasrif.

Lebih Jauh Tasrif menerangkan bahwa status Geopark Nasional dan saat ini sedang diupayakan untuk meraih sertifikat Geopark Global Network ini diiharapkan dapat memberikan pengaruh positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama pada sector pariwisata.”

“Destinasi yang sedang gencar dipromosikan di Natuna adalah wisata bawah laut dengan aktifitas penyelaman spot terumbu karang wisata bawah air. ini penuh resiko terjadinya insiden.

Mengingat aktivitas penyelaman yang menjadi salah satu sector ungulan, keberadaan Hyperbaric Chamber dirasa sangat dibutuhkan bagi mengantisipasi berbagai kemungkinan kemalangan yang terjadi, baik dari wisatawan maupun pelaku/penggiat wisata bawah air.

Oleh karena itu dengan adanya penelitian Hiperbaric Chaber ini sangat bermanfaat sekali untuk Natuna untuk mempelajari cara pemakaian dan perawatan terhadap alat tersebut sehingga bisa membantu dalam penanganan korban tenggelam dilaut

Tasrif mengakui bahwa Natuna sendiri sudah memiliki alat tersebut, namun alat pengoperasiannya sudah banyak yang rusak, sehingga tidak dapat beroperasi sebagaimana mestinya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Tim Peneliti sekaligus Dokter Hyperbaric TNI AL Surabaya, Akhmad Rafiq menyampaikan bahwa status geopark menuntut daerah untuk berinovasi dalam pengembangan sector pariwisata dan dibutuhkan persiapan dalam berbagai aspek, termasuk tersedianya fasilitas pendukung bidang kesehatan.

Untuk itu Akhmad berharap hasil kajian yang dilakukan saat ini dapat menjadi bahan pertimbangan dari pemerintah daerah untuk terus melakukan pembenahan, peremajaan serta pemutakhiran fasilitas kesehatan yang nantinya akan berdampak pada pencitraan daerah secara keseluruhan dimata para wisatawan yang berkunjung di Natuna.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana kabupaten Natuna, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Natuna lainnya, serta tim peneliti Hiperbalik Chamber dari Rumah Sakit Angkatan Laut Surabaya. (red)

Top News


Penerbit dan Pengelola : PT Garda Nusantara Intermedia | Akta No. 09 tanggal 21 Desember 2017 Notaris: Raden Dian Nugroho Kusuma, SH, M.Kn
Pengesahan Kemenkum HAM :No AHU 0058430. AH. 01.01 Tahun 2017
Alamat Redaksi/Usaha: Komplek Citra Batam Blok C. No.18 Kel Teluk Tering – Batam Kota, Kepulauan Riau
Perwakilan Natuna – Jl. Datok Kayo Wan Mohamad Rasyid No 2 Ranai, Kabupaten Natuna Propinsi Kepri Telpon 0773-31630 Kodepos 29711
copyright © 2006 - 2017 . Keseluruhan Hak Cipta dilindungi Undang-undang | http://gardanunsantaraonline.com

Lewat ke baris perkakas